Slippery Slope Fallac
Gambar tersebut menjelaskan tentang "Slippery Slope Fallacy" atau kesesatan berpikir "lereng licin". Ini adalah jenis kesalahan logika di mana seseorang berargumen bahwa suatu tindakan awal akan memicu serangkaian peristiwa yang berakhir pada hasil yang ekstrem atau tidak diinginkan, tanpa memberikan bukti yang cukup untuk mendukung hubungan sebab-akibat tersebut[1][3].
Dalam gambar, contoh yang diberikan adalah argumen: "Kita harus menurunkan usia legal untuk minum alkohol" yang kemudian ditanggapi dengan argumen slippery slope: "Tidak! Semua orang akan mulai minum, anak-anak akan membeli minuman keras, anak 10 tahun akan mabuk di bar, dan dunia akan berakhir." Ini menggambarkan bagaimana argumen slippery slope melompat dari satu tindakan awal ke serangkaian konsekuensi ekstrem tanpa bukti yang memadai[1].
## Contoh Kasus Slippery Slope Fallacy
1. **Dalam Pendidikan**: "Jika kita membolehkan siswa membawa ponsel ke kelas, sebentar lagi mereka tidak akan belajar sama sekali." Argumen ini melewati langkah-langkah logis dan langsung menyimpulkan hasil ekstrem tanpa dasar yang kuat[2].
2. **Tentang Narkoba**: "Pemerintah seharusnya tidak melarang narkoba. Kalau tidak, pemerintah juga harus melarang alkohol dan rokok. Lalu, gula dan junk food juga harus diatur. Yang terjadi kemudian, pemerintah akan memaksa kita untuk berolahraga setiap hari! Pada akhirnya, pemerintah akan mengendalikan setiap aspek kehidupan kita!"[6]
3. **Tentang Pernikahan**: Anggapan bahwa jika pemerintah mengizinkan pernikahan sesama jenis, maka selanjutnya akan melegalkan pernikahan dengan hewan atau benda mati. Asumsi ini melompat jauh tanpa dasar yang kuat[4].
4. **Dalam Kehidupan Sehari-hari**: "Kamu ngerjain PR, maka kamu bakalan pintar. Kamu pintar, maka ulangan bakal lancar. Ulangan lancar, nilai bakal bagus. Nilai bagus, kamu bakal diterima beasiswa kuliah di Inggris. Kuliah di Inggris, kamu bisa ketemu bule. Ketemu bule, kamu bisa ajak kenalan lalu pacaran sama si bule." Kesimpulannya: kalau kamu ngerjain PR, maka kamu bisa pacaran sama bule[5].
## Cara Menghindari Slippery Slope Fallacy
1. **Evaluasi bukti**: Pastikan ada bukti yang jelas untuk setiap hubungan sebab akibat yang diklaim[3].
2. **Hindari asumsi berlebihan**: Jangan langsung menghubungkan tindakan kecil dengan hasil yang ekstrem[3].
3. **Ajukan pertanyaan kritis**: "Apakah ini benar-benar akan terjadi, atau hanya dugaan?"[3]
4. **Mengevaluasi setiap argumen secara kritis**: Mencari bukti yang mendukung hubungan sebab-akibat yang diajukan dan tanyakan pada diri sendiri apakah ada alasan kuat untuk percaya bahwa satu tindakan akan secara otomatis mengarah pada serangkaian konsekuensi yang diprediksi[4].
Slippery slope fallacy sering digunakan untuk menakut-nakuti lawan diskusi agar menerima atau menolak sebuah keputusan, dan biasanya memanfaatkan ketakutan akan kemungkinan terburuk[3][4].
Citations:
[1] 1001331927.jpg https://pplx-res.cloudinary.com/image/upload/v1742523833/user_uploads/SyyFGCSLnQNPDvf/1001331927.jpg
[2] Jenis-Jenis Kesalahan Berpikir dan Bernalar (Logical Fallacy ... https://s2pendidikanbahasainggris.fbs.unesa.ac.id/post/jenis-jenis-kesalahan-berpikir-dan-bernalar-logical-fallacy-berdasarkan-filsafat
[3] Slippery Slope: Ketika Logika Terpeleset - alwin.id https://alwin.id/2024/11/06/slippery-slope-ketika-logika-terpeleset/
[4] Mengenal dan Menghindari Kesesatan Berpikir Slippery Slope, Bisa ... https://www.jawapos.com/lifestyle/015543156/mengurai-jebakan-labirin-logika-mengenal-dan-menghindari-kesesatan-berpikir-slippery-slope-bisa-pemicu-konsekuensi-negatif
[5] Berbagai Macam Sesat Pikir (Logical Fallacy) yang Harus Kamu ... https://www.ruangguru.com/blog/sesat-pikir
[6] Apa Itu Logical Fallacy? Ini Arti, Jenis-jenis, dan Contohnya - detikcom https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7458574/apa-itu-logical-fallacy-ini-arti-jenis-jenis-dan-contohnya
[7] Mengenal Jenis Logical Fallacies yang Kerap Dialami Manusia https://www.klikdokter.com/psikologi/kesehatan-mental/jenis-sesat-pikir-yang-dialami-manusia
[8] Mengenai kesalahan berpikir - BALITBANGDA PROVINSI LAMPUNG https://balitbangda.lampungprov.go.id/detail-post/mengenai-kesalahan-berpikir
[9] "Slippery Slope" Halaman 1 - Kompasiana.com https://www.kompasiana.com/deva27529/5bf2213dbde5751365400a59/slippery-slope
[10] Slippery Slope Fallacy Itu Apa Sih? Sahabat Divija ... - LinkedIn https://www.linkedin.com/posts/divija_slippery-slope-fallacy-itu-apa-sih-sahabat-activity-7079461874680909824-5rgs
[11] Mengenali 24 Jenis-Jenis Logical Fallacy - Zenius Education https://www.zenius.net/blog/jenis-jenis-logical-fallacy
[12] Bahaya Logical Fallacy dalam Media Sosial - Tugu Insurance https://tugu.com/artikel/bahaya-logical-fallacy-dalam-media-sosial
[13] MACAM-MACAM LOGICAL FALLACY https://www.loveyourselfindonesia.com/2023/03/macam-macam-logical-fallacy.html
[14] [PDF] SESAT PIKIR DALAM TUTURAN WARGANET DI FACEBOOK ... https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jbsp/article/download/10942/8462
[15] Mengenal 5 Macam Logical Fallacy beserta Contohnya dalam ... https://ashefagriyapusaka.co.id/berita-rehabilitasi-narkoba/logical-fallacy/
[16] Logical Fallacy Adalah: Mengenal Pengertian, Jenis, dan Contohnya! https://www.gramedia.com/best-seller/arti-logical-fallacy/
Apa saja contoh kasus lainnya dari kesalahan berpikir Slippery Slope di Indonesia
Slippery Slope Fallacy atau kesalahan berpikir "lereng licin" adalah jenis sesat logika di mana seseorang berargumen bahwa satu tindakan kecil akan memicu serangkaian peristiwa yang berakhir pada hasil ekstrem tanpa memberikan bukti yang cukup untuk mendukung hubungan sebab-akibat tersebut. Berikut adalah beberapa contoh kasus Slippery Slope di konteks Indonesia:
## Contoh Kasus Slippery Slope di Indonesia
1. **Kasus Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021**
Ketika pemerintah mengeluarkan Permendikbudristek No. 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi, muncul argumen slippery slope dari beberapa pihak. Mereka mengklaim bahwa peraturan yang melarang tindakan "menyentuh, mengusap, meraba, memegang, memeluk, mencium tanpa persetujuan korban" akan berujung pada "pelegalan kebebasan seks"[4]. Ini adalah lompatan logika yang tidak berdasar, karena peraturan tersebut justru bertujuan mencegah kekerasan seksual, bukan melegalisasi seks bebas.
2. **Kasus Banjir Jakarta**
Pada kolom komentar berita "Anies Bersyukur Banjir Tidak Berdampak Aktivitas Ekonomi Jakarta", seorang warganet bernama Nyoman Surawan mengaitkan kejadian banjir dengan asumsi bahwa "jika tidak ada banjir maka hilanglah dana yang dianggarkan untuk proyek penanganan banjir". Ini merupakan contoh slippery slope karena menjelaskan rangkaian kejadian yang belum tentu kebenarannya tanpa bukti yang memadai[6].
3. **Kasus Kehilangan Pulpen**
"Pulpen hilang = tidak punya catatan, tidak punya catatan = tidak belajar, tidak belajar = tidak lulus, tidak lulus = tidak dapat ijazah, tidak dapat ijazah = tidak dapat pekerjaan, tidak dapat pekerjaan = pengangguran. Jadi, kehilangan pulpen menyebabkan kamu pengangguran"[2]. Contoh ini menunjukkan bagaimana argumen slippery slope terlalu menyederhanakan langkah-langkah panjang yang belum tentu terjadi.
4. **Kasus Legalisasi Ganja Medis**
Argumen yang menentang legalisasi ganja untuk keperluan medis dengan alasan bahwa hal tersebut akan menyebabkan peningkatan penggunaan narkoba yang lebih keras dan pada akhirnya akan mengarah pada legalisasi semua obat terlarang[5][7]. Argumen ini mengasumsikan hubungan sebab-akibat yang belum terbukti.
5. **Kasus Penggunaan Ponsel di Sekolah**
"Jika kita mengizinkan siswa membawa ponsel ke sekolah, lama-lama mereka akan berhenti belajar sama sekali"[3]. Argumen ini mengasumsikan hubungan sebab-akibat yang belum tentu benar tanpa bukti langsung bahwa membawa ponsel akan menyebabkan siswa berhenti belajar.
## Cara Menghindari Slippery Slope Fallacy
Untuk menghindari jebakan slippery slope, kita perlu:
1. **Evaluasi bukti**: Pastikan ada bukti yang jelas untuk setiap hubungan sebab-akibat yang diklaim[3].
2. **Hindari asumsi berlebihan**: Jangan langsung menghubungkan tindakan kecil dengan hasil yang ekstrem[3].
3. **Ajukan pertanyaan kritis**: "Apakah ini benar-benar akan terjadi, atau hanya dugaan?"[3]
4. **Mengevaluasi setiap argumen secara kritis**: Mencari bukti yang mendukung hubungan sebab-akibat yang diajukan dan tanyakan pada diri sendiri apakah ada alasan kuat untuk percaya bahwa satu tindakan akan secara otomatis mengarah pada serangkaian konsekuensi yang diprediksi[7].
Slippery slope fallacy sering digunakan untuk menakut-nakuti lawan diskusi agar menerima atau menolak sebuah keputusan, dan biasanya memanfaatkan ketakutan akan kemungkinan terburuk[7].
Citations:
[1] 1001331927.jpg https://pplx-res.cloudinary.com/image/upload/v1742523833/user_uploads/SyyFGCSLnQNPDvf/1001331927.jpg
[2] Mengenal Sesat Berpikir (Logical Fallacy) Yang Harus Kamu Hindari https://osc.medcom.id/community/mengenal-sesat-berpikir-logical-fallacy-yang-harus-kamu-hindari-2374
[3] Slippery Slope: Ketika Logika Terpeleset - alwin.id https://alwin.id/2024/11/06/slippery-slope-ketika-logika-terpeleset/
[4] Sesat Pikir 'Slippery-Slope': Cegah Kekerasan Seksual, Bukan ... https://www.sku-suarakeadilan.com/2021/11/sesat-pikir-slippery-slope-cegah-kekerasan-seksual-bukan-legalisasi-seks-bebas/
[5] Kesalahan Berfikir (Logical Fallacies) Halaman 1 - Kompasiana.com https://www.kompasiana.com/adearipardiansyah8056/6735b8adc925c47a5f06f2f2/kesalahan-berfikir-logical-fallacies
[6] [PDF] SESAT PIKIR DALAM TUTURAN WARGANET DI FACEBOOK ... https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jbsp/article/download/10942/8462
[7] Mengenal dan Menghindari Kesesatan Berpikir Slippery Slope, Bisa ... https://www.jawapos.com/lifestyle/015543156/mengurai-jebakan-labirin-logika-mengenal-dan-menghindari-kesesatan-berpikir-slippery-slope-bisa-pemicu-konsekuensi-negatif
[8] contoh argumentasi slippery slope - NikodemusYudhoSulistyo's World https://nikodemusoul.wordpress.com/tag/contoh-argumentasi-slippery-slope/
[9] Berbagai Macam Sesat Pikir (Logical Fallacy) yang Harus Kamu ... https://www.ruangguru.com/blog/sesat-pikir
[10] Slippery Slope Fallacy Itu Apa Sih? Sahabat Divija ... - LinkedIn https://www.linkedin.com/posts/divija_slippery-slope-fallacy-itu-apa-sih-sahabat-activity-7079461874680909824-5rgs
[11] Logical Fallacies untuk Ekskul Debat, Ekskul Indonesia - flashcard https://quizlet.com/id/607258640/logical-fallacies-untuk-ekskul-debat-ekskul-indonesia-flash-cards/
[12] Apa Itu Logical Fallacy? Ini Arti, Jenis-jenis, dan Contohnya - detikcom https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-7458574/apa-itu-logical-fallacy-ini-arti-jenis-jenis-dan-contohnya
[13] [PDF] TEORI KESALAHAN BER LOGIKA Laporan Riset : Dr. Jan Hoesada https://www.ksap.org/sap/wp-content/uploads/2024/10/KESALAHAN-NALAR-BERSIH.pdf
[14] Jenis-Jenis Kesalahan Berpikir dan Bernalar (Logical Fallacy ... https://s2pendidikanbahasainggris.fbs.unesa.ac.id/post/jenis-jenis-kesalahan-berpikir-dan-bernalar-logical-fallacy-berdasarkan-filsafat
[15] Mengenali 24 Jenis-Jenis Logical Fallacy - Zenius Education https://www.zenius.net/blog/jenis-jenis-logical-fallacy
[16] Bahaya Logical Fallacy dalam Media Sosial - Tugu Insurance https://tugu.com/artikel/bahaya-logical-fallacy-dalam-media-sosial
[17] Logical Fallacy Adalah: Mengenal Pengertian, Jenis, dan Contohnya! https://www.gramedia.com/best-seller/arti-logical-fallacy/
[18] Mengenal Jenis Logical Fallacies yang Kerap Dialami Manusia https://www.klikdokter.com/psikologi/kesehatan-mental/jenis-sesat-pikir-yang-dialami-manusia
[19] Kekeliruan Umum (Logika) dalam Berbahasa - Huma Nini Nora https://humanininora.wordpress.com/2021/12/14/kekeliruan-umum-logika-dalam-berbahasa/
[20] “Slippery Slope” | Gagasan Hukum - WordPress.com https://gagasanhukum.wordpress.com/2009/12/14/slippery-slope/
Ditulis ulang oleh POINT Consultant