GRAND STRATEGY MINERAL DAN BATUBARA
(Arah Pengembangan Hulu Hilir Mineral Utama dan Batubara Menuju Indonesia Maju)
By, R Try Noegroho (POINT Consultant)
Grand Strategy Mineral dan Batubara oleh Kementerian ESDM adalah panduan arah kebijakan hulu dan hilir untuk mengoptimalkan komoditas tambang nasional demi mewujudkan Indonesia Maju.
Dokumen resmi Grand Strategy Mineral dan Batubara ini merinci peta jalan transformasi ekonomi berbasis sumber daya alam.
Poin Utama Arah Pengembangan
1. Hilirisasi Nikel: Mengolah bijih nikel domestik menjadi produk bernilai tambah tinggi seperti bahan baku baterai kendaraan listrik (EV) dan stainless steel.
2. Hilirisasi Batubara: Mengonversi batubara menjadi produk turunan industri kimia, gasifikasi, atau metanol untuk menggantikan pasokan minyak bumi.
3. Penguatan Sektor Hulu: Menata ulang pengelolaan data, perizinan, dan efisiensi produksi pertambangan agar mendukung pasokan industri dalam negeri secara berkelanjutan.
4. Transformasi Nilai Tambah: Menghentikan ekspor bahan mentah (ore) dan mewajibkan pembangunan fasilitas pemurnian (smelter) di dalam negeri.
Berikut penulis lampiran data dan dokumentasi terkait artikel :

