Minat baca di Indonesia hanya 0,001% (artinya 1 dari 1.000 orang rajin membaca)
Minat baca di Indonesia dinilai masih sangat rendah menurut data UNESCO dan PISA, dengan hanya 0,001% penduduk yang rajin membaca. Tantangan utama mencakup akses buku terbatas, kualitas pendidikan, dan distraksi digital. Namun, potensi minat baca tetap ada, seringkali terhambat oleh aksesibilitas dan fasilitas.
Fakta & Tantangan Minat Baca Indonesia:
- Data Rendah: UNESCO menyebutkan minat baca Indonesia hanya 0,001%, artinya hanya 1 dari 1.000 orang yang rajin membaca.
- Peringkat PISA 2022: Skor komponen membaca Indonesia hanya 359 poin, merupakan yang terendah sejak 2006 dan di bawah rata-rata negara Asia Tenggara.
- Aksesibilitas: Hanya sekitar 28% sekolah yang memiliki perpustakaan layak, terutama minim di daerah terpencil.
- Distraksi Digital: Tingginya penggunaan gadget (rata-rata 8 jam lebih) untuk media sosial dibandingkan literasi digital.
- Budaya Lisan: Tradisi lisan yang lebih kuat daripada budaya baca atau tulisan.
Upaya Peningkatan:
- Program Perpusnas: Peluncuran program literasi di 1000 desa/kelurahan dengan melibatkan mahasiswa dan relawan.
- Aksesibilitas: Peningkatan jumlah perpustakaan dan buku di daerah terpencil.
- Tips Meningkatkan: Membaca buku sesuai hobi, menjadwalkan waktu baca, dan memanfaatkan komunitas.
Upaya kolektif dari pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk membangun budaya literasi agar Indonesia tidak terus terpuruk dalam hal literasi.
Urutan Dunia Negara Warganya Gemar Membaca
Amerika Serikat dan India menempati posisi teratas negara dengan minat baca tertinggi di dunia, berdasarkan survei CEOWORLD Magazine 2024 yang melibatkan 102 negara. Warga AS rata-rata membaca 17 buku per tahun, sementara India 16 buku per tahun. Indonesia berada di peringkat ke-31 dengan rata-rata 5,91 buku per tahun.
Berikut adalah urutan negara dengan kebiasaan membaca tertinggi berdasarkan durasi dan jumlah buku.
Berdasarkan data laporan 2024–2025 mengenai kebiasaan membaca global,
Amerika Serikat memang menempati posisi teratas sebagai negara dengan tingkat membaca tertinggi dalam hal waktu yang dihabiskan.
Berikut adalah rincian data terbaru:
1. Amerika Serikat: Memimpin dengan rata-rata ~17 buku per tahun dan 357 jam per tahun (sekitar 7 jam per minggu).
2. India: Peringkat kedua, dengan rata-rata 16 buku per tahun dan 352 jam membaca per tahun.
3. Inggris: Peringkat ketiga, dengan rata-rata 15 buku per tahun dan 343 jam membaca per tahun.
4. Prancis & Italia: Juga masuk dalam jajaran atas (14 dan 13 buku per tahun).
5. Kanada: 12 buku/tahun, 232 jam/tahun.
6. Rusia: 11 buku/tahun, 223 jam/tahun.
7. Australia: 10 buku/tahun, 217 jam/tahun.
8. Spanyol: 9 buku/tahun, 187 jam/tahun.
9. Belanda: 8 buku/tahun, 180 jam/tahun (estimasi).
Posisi Indonesia dan Regional:
- Indonesia: Peringkat ke-31 dari 102 negara, dengan rata-rata 5,91 buku atau 129 jam per tahun. Indonesia unggul dari Korea Selatan (peringkat 33).
- ASEAN: Singapura menempati posisi pertama di ASEAN (dan ke-14 dunia) dengan rata-rata 155 jam per tahun.
20 Negara yang Penduduknya Paling Rajin Baca Buku, Indonesia Urutan Berapa ?
Membaca adalah kebutuhan bagi anak-anak hingga orang dewasa. Hobi membaca buku dapat menambah wawasan seseorang dan memberikan banyak manfaat.
Pada tahun 2024 ini, majalah CEOWORLD melakukan survei terhadap 6,5 juta orang di 102 negara. Survei ini berusaha mencari tahu frekuensi membaca buku responden per tahunnya.
Hasil survei menunjukkan penduduk di Amerika Serikat menduduki posisi teratas. Mereka rata-rata membaca 17 buku dalam satu tahun.
Lalu, disusul oleh India dengan rata-rata buku yang dibaca masyarakatnya sebanyak 16 buku. Responden dari kedua negara ini lebih menyukai membaca buku cetak daripada e-book atau versi online, meskipun tren terhadap media digital ini meningkat.
Selain dua negara itu, berikut daftar negara lain yang rajin membaca buku berdasarkan riset CEOWORLD dikutip dari laman resminya :
Daftar Negara yang Penduduknya Paling Rajin Membaca Buku
1. Amerika Serikat
Rata-rata bacaan per tahun: 17 buku
Rata-rata durasi baca per tahun: 357 jam
2. India
Rata-rata bacaan per tahun: 16 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 352 jam
3. Inggris
Rata-rata bacaan per tahun: 15 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 343 jam
4. Prancis
Rata-rata bacaan per tahun: 14 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 305 jam
5. Italia
Rata-rata bacaan per tahun: 13 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 278 jam
6. Kanada
Rata-rata bacaan per tahun: 12 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 232 jam
7. Rusia
Rata-rata bacaan per tahun: 11 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 223 jam
8. Australia
Rata-rata bacaan per tahun: 10 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 217 jam
9. Spanyol
Rata-rata bacaan per tahun: 9 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 187 jam
10. Belanda
Rata-rata bacaan per tahun: 8 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 182 jam
11. Swiss
Rata-rata bacaan per tahun: 6,9 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 157 jam
12. Taiwan
Rata-rata bacaan per tahun: 6,83 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 157 jam
13. Belgia
Rata-rata bacaan per tahun: 6,76 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 155 jam
14. Singapura
Rata-rata bacaan per tahun: 6,72 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 155 jam
15. Hong Kong (China)
Rata-rata bacaan per tahun: 6,66 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 155 jam
16. Afrika Selatan
Rata-rata bacaan per tahun: 6,62 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 154 jam
17. China
Rata-rata bacaan per tahun: 6,61 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 154 jam
18. Norwegia
Rata-rata bacaan per tahun: 6,48 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 153 jam
19. Austria
Rata-rata bacaan per tahun: 6,42 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 153 jam
20. Israel
Rata-rata bacaan per tahun: 6,42 buku
Rata-rata jam baca per tahun: 149 jam
Di mana posisi Indonesia ?
Indonesia menurut data CEOWORLD Magazine masuk 40 besar, tepatnya di posisi ke-31, dengan rata-rata buku yang dibaca per tahun adalah 5,91 dengan jumlah jam membaca per tahun mencapai 129 jam. Posisi Indonesia memang di bawah Turki (30) dan negara tetangga Singapura (14), namun masih melebihi Meksiko (32), Korea Selatan (33), Brasil (34) dan negara jiran di Asia Tenggara seperti Filipina (35), Vietnam (36), Malaysia (37).
Tingkat Kegemaran Baca Buku di Indonesia
Perpustakaan Nasional Indonesia (Perpusnas) pun pada tahun 2022 telah melakukan survei tentang tingkat kegemaran masyarakat dalam membaca. Survei dilakukan terhadap 11.158 responden dari 102 kabupaten/kota.
Hasil menunjukkan tingkat kegemaran membaca masyarakat Indonesia sebesar 63,9 poin. Perhitungan skor tersebut didasarkan pada frekuensi membaca responden tiap minggu hingga durasi akses internet mencari bahan bacaan.
Berdasarkan wilayah, daerah yang masyarakatnya paling gemar membaca buku adalah Yogyakarta dengan skor 72,29. Lalu, disusul oleh Jawa Tengah (70,96), Jawa Barat (70,1), DKI Jakarta (68,71), dan Jawa Timur (68,54).
Adapun rata-rata waktu lama membaca orang Indonesia selama 1 jam 37,8 menit per hari. Jika dijumlahkan, totalnya 9 jam 56 menit per minggu.
By, POINT Consultant

