UNDANGAN KAJIAN EKONOMI & TEKNOLOGI DIGITAL – EPISODE #1037, Majelis Ilmu Baitul Izzah.
Tema Kajian :
Kesalahan Membaca Natuna. Ketika Imajinasi Konflik Mengalahkan Realitas Kedaulatan & Peluang Ekonomi
BACA JUGA :
https://share.google/XVHPWHxfOISzw831h
RI & Inggris Kerja Sama Bikin Ribuan Kapal Ikan, Total Rp 87 Triliun
.
Rodhial Huda (lahir 3 Agustus 1967) adalah Wakil Bupati Natuna periode 2021–2025 yang mendampingi Bupati Wan Siswandi. Dikenal sebagai tokoh maritim dan mantan nahkoda kapal pesiar, ia aktif memajukan sektor perikanan dan pariwisata. Masa jabatannya berakhir pada Februari 2025.
Berikut adalah profil dan kiprah Rodhial Huda:
- Profil: Lahir di Sedanau, memiliki latar belakang pendidikan maritim dan pengalaman sebagai General Affair Manager di PT Baruna Bina Segara (2000–2004).
- Jabatan: Menjabat sebagai Wakil Bupati Natuna mendampingi Wan Siswandi sejak 24 Mei 2021 hingga berpamitan pada 19 Februari 2025.
- Fokus Pembangunan: Selama masa jabatan, ia berfokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan 5 pilar perekonomian Natuna (Perikanan, Pariwisata, Minyak & Gas, Pertahanan, Lingkungan).
- Visi: Optimis menjadikan Natuna sebagai Provinsi baru dalam beberapa tahun kedepan untuk meningkatkan pembangunan di kawasan strategis utara Indonesia.
- Sapaan: Sering disapa dengan nama "Wak Yal".
Pada akhir masa jabatannya, Rodhial Huda meminta maaf kepada masyarakat atas kekurangan selama memimpin dan berpesan untuk terus memajukan SDM Natuna.
________________
🌙 *UNDANGAN KAJIAN EKONOMI & TEKNOLOGI DIGITAL – EPISODE #1037*
*Majelis Ilmu Baitul Izzah*
_Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh_
_Bapak/Ibu Sahabat Baitul Izzah yang dirahmati Allah…_
Kadang sebuah wilayah tertinggal…
bukan karena miskin sumber daya,
tetapi karena terlalu lama dipandang dengan cara yang keliru.
Natuna adalah contohnya.
Selama bertahun-tahun, ruang publik lebih sering mengenalnya melalui narasi konflik dan ketegangan geopolitik.
Padahal di balik itu, Natuna menyimpan satu potensi besar:
menjadi gerbang ekonomi maritim Indonesia di utara Nusantara.
Kajian pagi ini akan mengajak kita melihat Natuna bukan dengan imajinasi ketakutan,
tetapi dengan perspektif kedaulatan, ekonomi, dan masa depan Indonesia sebagai bangsa maritim.
🎙️ *Tema Kajian:*
🔥 *_“Kesalahan Membaca Natuna”_*
*_Ketika Imajinasi Konflik Mengalahkan Realitas Kedaulatan & Peluang Ekonomi_*
🗓 *Jumat, 8 Mei 2026*
⏰ *06.00 – 07.00 WIB*
📍 *Online via Zoom*
🔗 *Join Zoom:*
https://us06web.zoom.us/j/9539455298
🆔 *Meeting ID:* 953 945 5298
🔑 *Passcode:* BaitulIzzah
🎙️ *Narasumber:*
*_Feryansyah Lubis | Batam_*
_CEO PT. Cahaya Penarik Sejahtera_
*_Agus M. Maksum_*
_Technopreneur & Pengamat Geopolitik Digital_
🎤 *Moderator:*
*_Mangesti Waluyo Sedjati_*
📌 *Pokok Bahasan:*
👉 Mengapa Natuna bukan wilayah sengketa
👉 Kesalahan publik membaca Laut Natuna
👉 Potensi ekonomi maritim yang selama ini terabaikan
👉 Peluang Natuna sebagai simpul ekonomi strategis Indonesia
🌙 Karena masa depan sebuah bangsa sering kali ditentukan bukan hanya oleh kekayaan wilayahnya…
tetapi oleh ketepatan cara membacanya.
_Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh._
_Muhibbukum_
*Baitul Izzah Official*
WA: 0811254005














