Peringatan Hari Down Syndrome
Down Syndrome adalah kelainan genetik yang menyebabkan keterlambatan fisik dan mental, serta karakteristik fisik khas seperti wajah datar, leher pendek, dan mata sipit. Meskipun demikian, mereka memiliki potensi untuk berkembang dan membutuhkan dukungan sosial yang inklusif.
Hari Down Syndrome Sedunia (World Down Syndrome Day/WDSD) diperingati setiap tahun pada tanggal 21 Maret.
Berikut keterangan penting terkait peringatan ini :
1. Tujuan: Untuk meningkatkan kesadaran publik tentang sindrom Down, mendorong inklusi, serta merayakan keunikan dan hak-hak penyandang sindrom Down agar hidup mandiri dan setara.
2. Alasan Tanggal 21 Maret (3/21): Tanggal ini dipilih secara simbolis karena sindrom Down merupakan kelainan genetik yang disebabkan oleh adanya tiga salinan (triplikasi) kromosom ke-21, bukan dua.
3. Tema 2026: Tema yang diangkat untuk tahun 2026 adalah "Together Against Loneliness" atau "Bersama Melawan Kesepian", yang bertujuan mengatasi masalah sosial dan inklusi bagi para penyandang.
4. Kegiatan: Peringatan ini sering dirayakan dengan kampanye di media sosial, kegiatan komunitas, dan edukasi kesehatan untuk meruntuhkan stigma.
Peringatan Hari Down Syndrome Sedunia menegaskan bahwa setiap anak, termasuk anak dengan Down Syndrome, berhak tumbuh aman, dihargai, dan bebas dari kekerasan.
Mengusung tema “Together Against Loneliness”, kita diingatkan bahwa tidak ada anak yang boleh merasa sendirian dalam perjalanannya.
Tidak ada toleransi terhadap kekerasan pada anak penyandang disabilitas. Melalui perlindungan kolektif, lingkungan inklusif, dan kolaborasi bersama, mari cegah, lindungi, dan laporkan kekerasan demi Indonesia yang inklusif menuju Indonesia Emas 2045.


