Dirgahayu Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-81
(19 Agustus 2026)
Dirgahayu Mahkamah Agung Republik Indonesia ke-81 yang diperingati pada tanggal 19 Agustus 2026. Tahun ini, Mahkamah Agung mengusung tema "Peradilan Luhur, Indonesia Makmur" guna memperkuat komitmen seluruh insan peradilan dalam menegakkan hukum yang berintegritas dan profesional.
Tema dan Semarak HUT
1. Tema utama: Peradilan Luhur, Indonesia Makmur
2. Fokus perayaan: Peningkatan integritas, modernisasi peradilan, serta pembersihan pelayanan dari praktik transaksional demi keadilan masyarakat
Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H. adalah Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia saat ini yang memimpin rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Mahkamah Agung pada 19 Agustus 2026.
Berikut adalah rangkuman lengkap mengenai rangkaian kegiatan perayaan tahun ini, sejarah singkat, serta profil pimpinan Mahkamah Agung RI.
1. Rangkaian Kegiatan Perayaan HUT ke-81 (2026)
Mahkamah Agung menyelenggarakan berbagai agenda resmi maupun hiburan rakyat untuk mempererat kebersamaan seluruh warga peradilan:
- Upacara Khidmat Nasional: Dilaksanakan serentak pada tanggal 19 Agustus 2026 di gedung Mahkamah Agung Jakarta pusat serta seluruh satuan kerja pengadilan di Indonesia.
- Klinik MA & Hadiah Buku II: Peresmian Klinik MA dengan 7 layanan kesehatan serta peluncuran kembali Buku II Pedoman Pelaksanaan Tugas Peradilan yang telah diperbarui sesuai perkembangan zaman.
- Pagelaran Wayang Kulit: Dijadwalkan pada hari Jumat, 21 Agustus 2026 dengan membawakan lakon seni budaya “Semar Kuning”.
- Jalan Sehat & Perlombaan: Dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Agustus 2026 yang diramaikan dengan pengumuman pemenang berbagai lomba olahraga dan hiburan.
2. Sejarah Singkat Mahkamah Agung RI
Mahkamah Agung lahir sehari setelah kemerdekaan Indonesia, tepatnya pada 19 Agustus 1945.
- Landasan Hukum: Presiden Soekarno mengangkat Ketua Mahkamah Agung yang pertama berdasarkan Pasal 24 Undang-Undang Dasar 1945.
- Ketua Pertama: Dr. Mr. Kusuma Atmaja ditetapkan sebagai pimpinan tertinggi pertama yang meletakkan fondasi awal kekuasaan kehakiman merdeka di Indonesia.
- Perkembangan: Berawal dari lembaga yang sederhana, kini Mahkamah Agung membawahi empat lingkungan peradilan (Peradilan Umum, Agama, Militer, dan Tata Usaha Negara) guna mengawal hukum bagi seluruh rakyat.
3. Profil Pimpinan Tertinggi Saat Ini
Pucuk kepemimpinan Mahkamah Agung RI dijalankan oleh para Hakim Agung terbaik :




