Proyek Tol Bawah Laut / Immersed Tunnel (IMT) di Ibu Kota Nusantara (IKN)
Proyek tol bawah laut atau Immersed Tunnel (IMT) di Ibu Kota Nusantara (IKN) saat ini masih berada dalam tahap penyelesaian dokumen Detailed Engineering Design (DED) dan belum menjadi prioritas utama.
Status dan Progres
1. Tahap Desain: Dokumen DED belum rampung sepenuhnya per awal tahun 2026.
2. Pergeseran Urgensi: Proyek belum mendesak karena konektivitas antara Balikpapan dan IKN sudah terhubung melalui Jembatan Pulau Balang.
3. Rencana Awal: Proyek ini direncanakan masuk dalam jaringan Jalan Tol IKN Seksi 4A dan 4B.
Detail Rencana Konstruksi
1. Lokasi & Panjang: Direncanakan melintasi perairan/sungai di sekitar kawasan IKN dengan panjang rencana sekitar 1,82 kilometer (termasuk segmen terowongan dan bagian pendekat).
2. Desain: Menggunakan konsep single box dengan dua chamber yang mencakup total 6 lajur (3 lajur dua arah).
3. Teknologi: Mengadopsi metode penenggelaman segmen terowongan pracetak di dasar air yang terinspirasi dari teknologi di Korea Selatan dan Turkiye, serta sempat dilirik oleh investor asal Korea Selatan.
Terowongan Teluk Balikpapan
Terowongan Teluk Balikpapan adalah terowongan berupa immersed tunnel di bawah laut atau tepatnya berada di bawah teluk Balikpapan sepanjang 1 sampai 1.5 km yang merupakan bagian dari Jalan Tol Akses IKN yang akan mulai dibangun pada tahun 2025 dalam waktu 2-3 tahun. Terowongan ini akan menghubungkan Kota Balikpapan dengan IKN Nusantara sehingga pengguna tol bisa menyeberang masuk langsung ke IKN lewat simpang Tempadung. Immersed Tunnel ini dirancang oleh Kementerian PUPR untuk enam lajur jalan tol, dan dibuat terlebih dahulu berupa box immersed tunnel di darat, kemudian ditarik sedemikian rupa sehingga tenggelam di bawah air. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) mengungkapkan pembangunan terowongan bawah laut ini telah dirancang mulai pada tahun 2024. Alternatif ini dipilih sebagai upaya untuk menjaga lingkungan dengan melindungi habitat satwa endemik Kalimantan di Teluk Balikpapan yakni Bekantan.
Sumber Referensi :
1. Terowongan bawah laut IKN". kaltim.antaranews.com. Diakses tanggal 21 Oktober 2025.
2. "Biaya Terowongan Tol Bawah Laut di IKN Capai Rp 3 Triliun". kompas.com. Diakses tanggal 21 Oktober 2025
By, POINT Consultant










