DEMOKRASI DALAM PERJALANAN SEJARAH
(Studi Kasus di Daerah Jstimewa Yogyakarta 1945-Awal Reformasi)
Buku "Demokrasi dalam Perjalanan Sejarah" (2003) menganalisis perpaduan unik sistem monarki tradisional dan republik di DIY, yang menghasilkan corak "Demokrasi Birokrasi-Tradisional" dari masa Revolusi hingga Awal Reformasi. Studi ini menyoroti peran Sultan sebagai patron yang menjembatani struktur keraton dengan pemerintahan modern, termasuk transisi peranan krusial Sultan HB IX hingga masa Reformasi 1998.
Studi "Demokrasi dalam Perjalanan Sejarah: Studi Kasus di DIY 1945-Awal Reformasi" meneliti dinamika politik, sosial, dan sistem demokrasi di Yogyakarta. Fokusnya mencakup adaptasi keistimewaan daerah dengan sistem nasional, dari masa revolusi, Orde Lama, Orde Baru, hingga transisi ke reformasi, menyoroti peran Kesultanan dalam konteks demokrasi.
Berikut adalah poin-poin kunci dari perkembangan demokrasi di DIY periode tersebut berdasarkan hasil penelitian :
- Awal Kemerdekaan (1945-1950): Yogyakarta, di bawah Sultan Hamengkubuwono IX, mengambil posisi strategis. Integrasi keistimewaan Yogyakarta ke dalam Republik Indonesia melalui Maklumat 5 September 1945 merupakan wujud demokrasi berbasis komitmen kerakyatan sultan.
- Masa Demokrasi Parlementer & Terpimpin: Yogyakarta menjadi pusat politik dan budaya yang dinamis. Adaptasi terhadap sistem parlementer pusat, diikuti dengan dinamika kehidupan partai politik dan pengaruh kekuasaan terpusat (Orde Lama).
- Era Orde Baru (1966-1998): Pelaksanaan demokrasi Pancasila di DIY cenderung stabil, mengikuti pola nasional namun dengan karakteristik lokal yang kuat, di mana posisi Sultan/Paku Alam tetap menjadi simbol pemersatu yang demokratis secara tradisional.
- Menuju Awal Reformasi (1998): Yogyakarta memiliki peran penting dalam gerakan reformasi. Demokrasi di DIY bertransisi menuju tatanan baru yang menuntut perbaikan tata kelola pemerintahan, hukum, dan ekonomi.
Studi ini memberikan wawasan mengenai bagaimana Daerah Istimewa Yogyakarta mengintegrasikan nilai-nilai tradisi dengan prinsip-prinsip demokrasi modern dalam perjalanan sejarah Indonesia.
DEMOKRASI DALAM PERJALANAN SEJARAH (Studi Kasus di Daerah Jstimewa Yogyakarta 1945-Awal Reformasi) :

