BUDI DAYA IKAN DARAT TEMATIK 2026
BERSAMA : BNPT & KKP
Tertarik hubungi :
+62 857 3217 2022
Program kolaborasi antara BNPT dan KKP untuk budidaya ikan lele dan nila pada tahun 2026 diintegrasikan melalui program Desa Siap Siaga dan Program Budi Daya Ikan Darat Tematik. Sinergi strategis ini menggabungkan misi pencegahan radikalisme (deradikalisasi) berbasis ekonomi oleh BNPT dengan program swasembada protein nasional milik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Budidaya ini berfokus pada pemanfaatan teknologi sistem Bioflok di tingkat desa.
Pokok Utama Program Sinergi 2026
1. Tujuan Strategis: Membangun ketahanan ekonomi masyarakat di akar rumput untuk menangkal paham radikal ekstremisme (daya tangkal sosial), sekaligus menyukseskan program swasembada pangan pemerintahan.
2. Komoditas Pilihan: Ikan Lele dan Ikan Nila, karena memiliki masa panen relatif cepat, diminati pasar lokal, dan adaptif terhadap kolam terpal bulat/bioflok.
3. Kelembagaan Pengelola: Program ini diserahkan kepada pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) atau kelompok kemitraan di bawah naungan Desa Siapsiaga BNPT.
4. Integrasi Ketahanan Pangan: Hasil panen dari komoditas lele dan nila ini diproyeksikan untuk menyuplai kebutuhan protein pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah, seperti yang telah berjalan di wilayah percontohan Cirebon.
Paket Bantuan Fasilitas Budidaya (Sistem Bioflok)
Setiap kelompok penerima manfaat yang lolos verifikasi umumnya menerima paket sarana dan prasarana lengkap yang mencakup:
1. Kolam Bioflok: Sebanyak 24 bak bundar berdiameter 4 meter per paket.
2. Benih Unggul: Sekitar 4.000 ekor benih per kolam untuk paket lele, atau 1.250 ekor benih per kolam untuk paket nila.
3. Pakan & Suplemen: Suplai pakan berprotein tinggi untuk satu siklus panen penuh beserta probiotik dan vitamin.
4. Sarana Pendukung: Aerator standar industri, generator set (genset) 3.000 watt, alat pengukur kualitas air digital, serta instalasi pengolahan limbah.
5. Pendampingan Teknis: Pembinaan rutin dari penyuluh perikanan KKP bersama perwakilan BNPT guna memastikan aspek manajemen usaha dan keamanan sosial berjalan beriringan.
Target & Wilayah Sebaran 2026
Program budidaya ikan darat tematik secara makro menargetkan pembangunan hingga 40.000 titik budidaya di seluruh Indonesia. Khusus untuk proyek tematik bioflok lele/nila, program ini difokuskan di wilayah potensial serta kawasan penguatan keamanan sosial, di antaranya:
- Jawa Barat (termasuk proyek percontohan Desa Orimalang di Cirebon dan Subang).
- Jawa Tengah (seperti pusat budidaya di Boyolali dan sekitarnya).
- Jawa Timur (salah satunya di Jember dan Ngawi).
- DI Yogyakarta dan Banten.
Berikut adalah panduan lengkap mengenai persyaratan kelompok, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), kebutuhan lahan, serta tautan dokumen resmi untuk program budidaya ikan lele dan nila bioflok 2026.
1. Cara & Syarat Masuk Skema Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Karena program sinergi KKP dan BNPT diprioritaskan bagi kelembagaan berbentuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, kelompok Anda disarankan untuk segera bermutasi atau mendaftarkan diri.
Syarat Dasar Anggota & Kelompok:
1. Domisili Sama: Seluruh anggota kelompok wajib berdomisili di desa/kelurahan yang sama, dibuktikan dengan KTP lokal.
2. Keanggotaan Terbuka: Terdiri dari warga desa, termasuk prioritas pemberdayaan masyarakat di kawasan penguatan sosial (eks-napiter/penyintas di bawah pendampingan BNPT).
Langkah Pendaftaran KDMP:
1. Musyawarah Desa (Musdes): Lakukan rembuk warga desa untuk membentuk pengurus koperasi dan menyusun dokumen awal (seperti SK Panitia Musdes).
2. Unduh Berkas Pendukung: Anda dapat mengakses contoh format dokumen seperti Akta Pendirian Kopdes Merah Putih dan berkas administrasi lainnya melalui portal resmi pemerintah Kumpulan Dokumen Kopdes Merah Putih.
3. Pendaftaran Online: Daftarkan badan usaha koperasi tersebut melalui sistem informasi tata kelola resmi di portal Sistem Koperasi Desa (Simkopdes) atau lakukan registrasi keanggotaan mandiri di Kopdes Merah Putih Member.
Analisis Kebutuhan Luas Lahan Minimal
Untuk paket bantuan standar bioflok tematik (umumnya terdiri dari 8 hingga 24 unit kolam diameter 4 meter per paket kelompok), estimasi lahan clean & clear yang harus disediakan adalah:
- Dimensi Kolam: Kolam bulat diameter 4 meter membutuhkan ruang bersih sekitar 12.5 m² per kolam.
- Jarak Antar-Kolam & Fasilitas: Harus ada ruang sela minimal 0.5 - 1 meter antar-kolam untuk pipa pembuangan, aerator, jalan lalu lintas pakan, bak sortir, dan bangunan genset.
Total Lahan Efektif:
- Untuk 8 kolam: Minimal memerlukan lahan sekitar 150 - 200 m².
- Untuk 24 kolam (paket lengkap): Minimal memerlukan lahan sekitar 400 - 500 m².
- Status Lahan: Lahan harus milik desa, milik kelompok, atau sewa/hak pakai jangka panjang (minimal 5 tahun) yang legal.
Tautan Unduh Dokumen Petunjuk Teknis (Juknis) Resmi
Seluruh aturan mengenai kriteria penerima, teknis pembuatan bak, hingga operasional budidaya diatur dalam keputusan resmi Ditjen Perikanan Budidaya KKP.
Juknis Bantuan Pemerintah Bioflok: Untuk mempelajari aturan pengusulan bantuan sarana bioflok lele/nila, Anda dapat memantau dan mengunduh dokumen regulasi terbarunya langsung melalui laman PPID Direktorat Jenderal Perikanan Budi Daya.
Sebagai rujukan pola operasional dan RAB bantuan, Anda juga bisa membaca dokumen pendahulu yang mirip melalui Juknis Sarpras Bioflok KKP.
Berikut informasinya :
☝🏻Staff Direktur Pencegahan Teroris.
Izin Melampirkan Persyaratan Budi Daya Ikan Darat Tematik KKP
[2/7, 13.06] WITANTO ARIE WIRATNO. SE234 2: ☝🏻24 kolam ini setengah bibit ikan lele & setengah bibit ikan nila
[2/7, 13.06] WITANTO ARIE WIRATNO. SE234 2: ☝🏻semua barang pengadaan ini berikut benih ikan lele & benih ikan nila berikut pangannya diberikan secara gratis tanpa adanya bayaran ke pihak KKP & ke pihak BNPT
[2/7, 13.06] WITANTO ARIE WIRATNO. SE234 2: Pak titip tanya :
- tugas kita hanya mencarikan tanah saja yah pak? Betul.
- bagaimana status tanah nya bila
- tersedia, Di beli atau di sewakan oleh pemerintah? dan brp lama sewanya: Tidak beli & tidak sewa, hanya sebagai Penerima Manfaat (PM) status bersurat legalitas lahan tanah clear and clean tanpa adanya sengketa.
- semua projek di kerjakan oleh tenaga dr atau yg ditunjuk oleh pemerintah kah? Dari KKP.
- projek ini brp lama? Jangka panjang untuk selamanya kah? 5 tahun.
- pemasaran hasil budidaya nya nanti diatur oleh pemerintah kah? Dijual sendiri Penerima Manfaat.
- pembagian hasil budidaya hanya untuk pemerintah kah? Tidak ada sama sekali.
- pekerja di dalam usaha budidaya nya ditanggung oleh pemerintah ? Ditanggung Penerima Manfaat.
Mohon arahan Masbrojen. Dir Kesiapsiagaan Terbaikkoe
▶️ Dukungan Pakannya diberikan dari KKP sekali saja ato didukung terus menerus ?
▶️ Surat pengajuan proposal ditujukan kepada siapa dan alamatnya di mana ?
▶️ Pembayaran listrik ditanggung sendiri penerima manfaat ato dari KKP ?
Proposal ditujukan:
Direktur Kesiapsiagaan BNPT
Alamat Kantor Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Sentul berlokasi di Jalan Anyar, Desa Tangkil, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16810
[4/7, 15.20] WITANTO ARIE WIRATNO. SE234 2: Iya boleh mas Tri, program ini sebanyak 1000 titik seluruh NKRI🇮🇩
[6/7, 06.34] WITANTO ARIE WIRATNO. SE234 2: Boleh perorangan, kelompok & organisasi (yayasan)
[6/7, 12.34] WITANTO ARIE WIRATNO. SE234 2: ☝️Program Pemerintah Asta Cita benih ikan lele & ikan nila untuk mata rantai SPPG MBG & KOPDES MERAH PUTIH🇮🇩






