Webinar Aliansi Kebangsaan : MENYEHATKAN BIROKRASI: TANTANGAN POLITISASI, NEO PATRIOTISME DAN AGENDA REFORMASI POLITIK

 Webinar Aliansi Kebangsaan :

MENYEHATKAN BIROKRASI: TANTANGAN POLITISASI, NEO PATRIOTISME DAN AGENDA REFORMASI POLITIK

By, POINT Consultant 



POINT Consultant



Diskusi Publik (FGD) bertajuk “Menyehatkan Birokrasi: Tantangan Politisasi, Neopatrimonialisme, dan Agenda Reformasi Publik/Politik” diselenggarakan oleh Aliansi Kebangsaan bersama Yayasan Dana Darma Pancasila pada Jumat, 10 Juli 2026 pukul 14.00 - 17.00 WIB. Acara ini diadakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui Kanal YouTube Forum Kebangsaan. 


Berikut adalah rincian informasi dan akses pelaksanaan agenda tersebut:


🗓️ Jadwal Pelaksanaan

Hari / Tanggal: Jumat, 10 Juli 2026

Waktu: Pukul 14.00 - 17.00 WIB

Media: Virtual melalui Zoom Meeting 



Narasumber dan Pengelola Acara

Kata Pengantar: Yudi Latif, Ph.D. (Ketua Yayasan Dana Darma Pancasila)


Narasumber 1: Prof. Dr. Agus Pramusinto, MDA (Guru Besar Administrasi Publik Universitas Gadjah Mada)

Narasumber 2: Prof. Dr. Endang Larasati Setianingsih, M.S. (Guru Besar Manajemen Pelayanan Publik Universitas Diponegoro)

- Moderator: Dr. Manuel Kaisiepo (Pengurus Aliansi Kebangsaan)

- Host: Yuli Astuti (Pengurus Aliansi Kebangsaan) 


Tautan Akses dan Pendaftaran

Tautan Zoom: Klik untuk Masuk Zoom Meeting

Meeting ID: 812 2280 5179

Passcode: pancasila 


Formulir Pendaftaran: Isi Registrasi Peserta Google Form 


Kontak Panitia: Nova (081291602133) atau Ningrum (081806100293) 


Intisari Pembahasan

Diskusi ini menyoroti tata kelola birokrasi Indonesia yang idealnya sehat dan netral, namun menghadapi tantangan berat berupa intervensi kepentingan politik praktis serta sistem neopatrimonialisme. Agenda ini dirancang untuk merumuskan langkah taktis serta rekomendasi reformasi politik demi tercapainya aparatur negara yang profesional dan berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila


















By, POINT Consultant 



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama