OPINI PUBLIK : GUGATAN IJAZAH SMA HANYA KEDOK - TARGET SEBENARNYA ADALAH 2029
"OPINI PUBLIK: GUGATAN IJAZAH SMA HANYA KEDOK - TARGET SEBENARNYA ADALAH 2029"
"Hormat untuk Prof. Denny Indrayana, dan kawan-kawan. Secara pribadi saya hormat gelar Profesor Deny Indrayana CS.
"Tapi secara hukum, saya harus jujur, Gugatan Kalian ke MK soal dugaan Gibran tidak tamat SMA itu bukan gugatan hukum. Itu operasi politik.
"Mari kita bedah dengan logika hukum yang paling sederhana.
"Pertama: Kalau soal ijazah, kenapa baru sekarang?
"Gibran daftar Cawapres Oktober 2023. KPU verifikasi dengan Berita Acara 1589/2023 - dinyatakan MEMENUHI SYARAT. Ada SK Penyetaraan Kemendikbud untuk S1 University of Bradford UK.
"UU Pemilu Pasal 475 bilang, Kalau tidak setuju, gugat 3 hari setelah penetapan.
"Denny Indrayana CS gugat kapan? September 2026! Telat 905 hari.
"Kalau memang peduli ijazah, kenapa diam 905 hari? Kenapa baru gugat setelah Gibran dilantik, kerja keliling, urus stunting dan bencana?
"Jawabannya bukan karena ijazah. Karena 2029.
"Kedua: Kalau soal SMA, kenapa yang diserang S1-nya sudah SAH? Ini logika yang tidak pernah dijawab Denny CS.
"Yang digugat SMA. Tapi faktanya Gibran sudah S1 Bradford 2007-2010 LULUS via MDIS Singapura. Sudah ada penyetaraan resmi. Dalam hukum ada asas, Jika yang tinggi sudah SAH, yang rendah gugur.
"Contoh: Orang sudah punya SIM B2 Umum, untuk apa persoalkan SIM C-nya? Jadi gugatan SMA ini objeknya sudah tidak relevan. Sia-sia. Tapi kenapa tetap digugat?
"Karena targetnya bukan SMA. Targetnya adalah menciptakan stigma "ijazah bermasalah" untuk 2029.
Ketiga: Inilah yang sebenarnya ditakuti Denny CS - GIBRAN 2029/2030 TIDAK BISA DIBENDUNG!
"Mari kita buka peta politik 2029, Deny dkk Profesor pasti sudah hitung.
Usia: 2029 Gibran baru 42 tahun. Paling muda di antara semua capres. Syarat capres 40 tahun, dia lewat. Dia bisa maju Capres atau Cawapres, bebas. Pengalaman: 2029 dia sudah punya 2 tahun Walikota Solo + 5 tahun Wapres RI = 7 tahun eksekutif. Lawan-lawannya yang Profesor, pengalaman eksekutifnya apa?
"Basis Suara: 96.214.691 rakyat pilih Prabowo-Gibran 58,59%. Itu basis paling solid di Indonesia. Ditambah kinerja Wapres 5 tahun, basis itu tidak hilang, malah tambah.
"Mesin Politik, Koalisi Indonesia Maju Plus kuasai 87% DPR hari ini. Semua partai butuh figur muda penerus. Siapa lagi kalau bukan Gibran?
"Hitungan ini yang bikin Deny dkk tidur tidak nyenyak. Kalau dibiarkan sampai 2029 tanpa diserang dari sekarang, Gibran tidak bisa dibendung!
"Maka dibuatlah Kudeta mangkrak. Berjubah Akademik.
"Tahap 1: Serang ijazah SMA (2026)
Tahap 2: Framing pemakzulan (2027)
Tahap 3: Gugat S1 Bradford (2028)
Tahap 4: Jegal pencapresan (2029)
"Ini bukan teori konspirasi. Ini pola. Foto pakai bendera partai itu sudah jadi bukti, Ini bukan gerakan moral, ini gerakan politik.
"Kesimpulan saya sebagai Sarjana Hukum dari Malaka NTT.
"Gugatan Denny Indrayana CS di MK pasti akan ditolak dengan NO (Niet Ontvankelijke Verklaard) karena:
"No Legal Standing
Daluwarsa 905 hari
Salah kamar - harusnya PTUN
Ne Bis In Idem - sudah final MK 2024
Objek tidak relevan - sudah S1.
"Tapi tujuan mereka bukan menang di MK. Tujuan mereka adalah menang di persepsi publik. Biar tiap hari berita Gibran digugat, ijazah Gibran palsu biar 2029 rakyat ragu memilih Gibran.
"Sayangnya, rakyat Indonesia sekarang sudah cerdas. Apalagi kami di NTT Daerah 3T. Kami tidak lihat ijazah, kami lihat kerja. Kami tidak lihat gugatan Profesor, kami lihat siapa yang dipilih 96 juta rakyat.
"Gibran dipilih rakyat. Dipilih konstitusi. SAH sampai 2029. Dan potensinya 2029-2030 tidak bisa dibendung oleh gugatan yang cacat hukum 5 lapis.
"Tuhan Mboten Sare. (Karma tidak salah alamat).
https://www.facebook.com/photo/?fbid=2365916944220441&set=a.247680946044062
Reporting by POINT Consultant

