GELIAT NEO-KOMUNISME DI INDONESIA
(Penompang Gelap Gerbong Reformasi)
Geliat Neo-Komunisme di Indonesia : Penompang Gelap Gerbong Reformasi merujuk pada buku karya Ahmad Suhaimi dan Pagar Hasibuan yang mengkaji kebangkitan kembali ideologi komunis (neo-komunisme) setelah era Reformasi, dengan analisis tentang bagaimana gerakan ini mencoba mempengaruhi dinamika sosial-politik Indonesia melalui isu-isu seperti perubahan konstitusi dan wacana keadilan sosial, serta mengidentifikasi potensi kaitannya dengan isu-isu kontemporer pasca-Orde Baru. Buku ini berupaya memberikan pemahaman proporsional tentang gerakan tersebut sebagai referensi bagi pemerintah dan akademisi untuk menentukan kebijakan strategis terkait ideologi dan keamanan nasional.
Konsep Utama dalam Buku:
Neo-Komunisme: Kebangkitan ideologi komunis dalam bentuk baru atau adaptasi pasca-larangan resmi di Indonesia, seringkali menyamarkan diri dalam isu-isu yang lebih kekinian seperti keadilan sosial, HAM, atau kritik terhadap sistem yang ada.
Penopang Gelap Gerbong Reformasi: Istilah ini menyiratkan bahwa ada kekuatan yang secara tersembunyi mencoba memanfaatkan momentum dan keterbukaan pasca-Reformasi untuk menyebarkan agenda neo-komunis, berlawanan dengan semangat demokrasi Pancasila.
Latar Belakang dan Motivasi:
Pasca-Reformasi, pelarangan PKI berdasarkan TAP MPRS No. 25/1966 masih berlaku, namun muncul kekhawatiran akan kebangkitan kembali ideologi komunis dalam wajah baru.
Buku ini menganalisis bagaimana gerakan semacam ini berusaha tumbuh dan bergerak dalam lanskap politik dan sosial Indonesia yang lebih terbuka.
Tujuan Penulisan:
Menganalisis secara proporsional gerakan neo-komunis pasca-Reformasi.
Menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan strategis ideologi, sosial, dan keamanan.
Menyediakan referensi akademis bagi penelitian lebih lanjut tentang isu ini.
Intinya, buku ini adalah analisis kritis terhadap upaya kebangkitan ideologi komunis di Indonesia pada era pasca-Orde Baru, dengan menyoroti metode dan potensi dampaknya terhadap stabilitas nasional.
GELIAT NEO-KOMUNISME DI INDONESIA (Penompang Gelap Gerbong Reformasi)

